6 Cara Mengatasi Anak Saat Tantrum

Cara Mengatasi Anak Saat Tantrum

 

Cara Mengatasi Anak Saat Tantrum | Tantrum adalah luapan kemarahan anak akibat tidak terpenuhinya keinginan anak yang merupakan bagian dari pertumbuhan anak. Balita yang menginjak usia 2 tahun akan  mulai mengenali dan mengeksplorasi lingkungan sekitarnya, sehingga ia pun mulai memiliki keinginan sendiri untuk melakukan sesuatu. Pada fase ini balita akan mulai berontak dengan orang tua yang melarang keinginannya. Baginya semua hal akan berpusat pada dirinya (egosentris).

Karena anak pada usia 2 tahun  dini belum piawai mengungkapkan perasaan dan keinginannya melalui kata-kata, maka dia mengekspresikannya dengan menangis, berteriak, dan bahkan mengamuk. Tak jarang ditemukan anak sampai membenturkan kepala mereka ke dinding atau bahkan melemparkan benda yang berada disekitarnya.

Hal demikian dapat dilakukan oleh anak-anak dimana saja, tak perduli dilokasi public sekalipun hingga membuat anda menjadi geram, wajah memerah, atau bahkan malu dibuatnya. Tantrum sebenarnya merupakan hal yang wajar terjadi pada anak karena ini merupakan bagian dari pertumbuhan anak. Namun tantrum akan menjadi suatu masalah apabila para orang tua sudah menyerah menghadapi anak. Sehingga tanpa anda sadari anda telah mengajarkan kepada anak bahwa dengan mengamuk akan menjadi cara efektif untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Pada pembahasan artikel kali ini, kami akan mengupas beberapa tips atau cara mengatasi anak saat tantrum di tempat umum:

  1. Tenangkan diri

Sebelum anda menenangkan anak anda, sebaiknya anda menenangkan diri anda terlebih dahulu. Karena saat anda sudah tenang maka emosi anda lebih terkontrol dan memberikan kemudahan kepada anda dalam menghadapi anak yang sedang tantrum. Selain itu anda juga sekaligus dapat mengajarkan kepada balita anda tentang cara merespon yang baik terhadap orang lain.

  1. Tenangkan anak

Anda dapat melakukannya dengan memeluk tubuh anak anda. Anak yang tidak sering tantrum akan dengan mudah menjadi tenang dan nyaman. Saat anak mulai tenang ajaklah anak anda beralih dari tempat tersebut dan alihkan perhatian anak ke tempat yang lebih menarik yang dia sukai atau anda juga dapat memberikan biscuit kesukaannya sambil mengajak berkomunikasi.

cara mengatasi anak saat tantrum

                             cara mengatasi anak saat tantrum

  1. Kenali penyebabnya

Dengan mengetahui penyebab tantrum, maka dengan mudah anda dapat mengatasinya. Keadaan anak menjadi tantrum karena dipicu oleh beberapa faktor diantaranya anak sedang dalam kondisi lapar, mengantuk, bosan, capek, atau keinginannya tidak terpenuhi. Karena pada usia ini anak belum terlalu bisa mengungkapkan keinginannya sehingga anak lebih mengekspersikannya dengan menangis dan berteriak. Pastikan untuk mengajak anak anda bepergian dalam keadaan sehat, segar, tidak mengantuk, dan kenyang.

  1. Buat kesepakatan

Sebelum pergi, buatlah kesepakatan dengan anak secara rinci, misalnya saat anda akan pergi ke pasar anda dapat mengatakan kepadanya “hari ini ibu mau pergi ke pasar, jika kamu ingin ikut bersama ibu maka kamu jangan menangis atau merengek minta dibelikan macam. Ibu akan membelikan kamu roti dan susu. Kalau kamu tetap menangis dan berteriak saat di pasar nanti maka ibu tidak akan mengizinkan kamu untuk keluar bermain bersama teman-temanmu sore nanti.”

Jika anak telah sepakat ajaklah dia pergi bersama anda dan jika dia benar-benar melanggar maka anda harus benar-benar memberikan konsekuensi sesuai kesepakatan. Hal ini akan sekaligus mengajarkan kepada anak tentang disiplin dan menghilangkan tantrum.

  1. Abaikan

Berbagai macam cara sudah anda terapkan namun tak membuahkan hasil. Jika sudah demikian, biarkan anak anda menangis dan berteriak. Anda tak perlu menghampirinya dan membujuknya. Jangan bersikap lunak atau segera memberikan apa yang dia inginkan. Jika anda terlalu lunak, dilain waktu anak anda akan mengulangi lagi tantrumnya karena anak merasa dengan tantrum apa yang dia inginkan selalu dia dapatkan. Anda dapat menghampiri anak ketika tangis dan teriaknya reda dengan sendirinya karena lama-lama anak anda juga akan lelah dan bosan menangis karena aksinya tak anda tanggapi.

  1. Ajak ke tempat sepi

Jika aksi anak anda saat tantrum mulai mengganggu orang disekitarnta atau bahkan membahayakan diri sendiri dan orang lain; misalnya anak memukul dirinya sndiri dan membenturkan kepalanya ke tembok dan bahkan melempar barang sekitarnya ke sembarang tempat, segera pindahkan anak ke tempat yang lebih sepi. Pegang kedua tangannya dan tatap matanya namun anda tidak perlu berkata apapun. Tetaplah dalam keadaan demikian hingga tangis anak reda. Biasanya dalam 10-15 menit tangis anak akan reda karena dia akan merasa lelah dan takut dengan tatapan anda. Saat itulah anda melepaskan tangannya dan mulailah untuk berbicara dengannya. Anda dapat mengatakan kalau anda tidak menyukai aksinya dan utarakan perasaan kecewa anda atas perilakunya tadi. Hindari memaki anak karena hanya akan membuat anak meniru cara anda.

Itulah beberapa cara mengatasi anak saat tantrum yang dapat anda lakukan di tempat umum. Bersikaplah lebih bijak dalam mendidik anak, karena pada usia ini anak mulai belajar meniru tingkah laku lingkungan sekitar yang membangun karakternya di masa depannya. Semoga bermanfaat.

 

6 Cara Mengatasi Anak Saat Tantrum | Dwi Hendarti | 4.5