9 Kesalahan Dalam Mendidik Anak Bag. 1

Kesalahan dalam mendidik anak | Anak merupakan amanah yang diberikan Allah SWT kepada orang tuanya. Sehingga sudah sepatutnya menjadikan amanah sebagai tanggung jawab.

Rumah merupakan sekolah pertama anak. Bagi seorang anak, sebelum masuk ke dalam lembaga sekolah, ia akan mendapat pendidikan di lingkungan sekitar rumahnya. Ia akan terus belajar dari lingkungan rumah bersama keluarga dan lingkungan sekitar. Disinilah peran orang tua sangat dibutuhkan anak dalam memacu perkembangan anak.

Tak sedikit kesalahan yang dilakukan orang tua dalam mendidik anak. Meskipun para orang tua sudah mengetahui namun masih saja melanggarnya dan menganggap remeh hal tersebut. Jika sudah demikian, anak bisa saja tumbuh menjadi anak yang nakal, membangkang terhadap orang tua, dan menyimpang dari aturan agama. Anehnya jika anak tumbuh demikian, para orang tua hanya akan menyalahkan anak semata-mata dan semakin mengklaim negative terhadap anak tanpa mengintropeksi diri terlebih dahulu apakah selama ini orang tua sudah menjalankan kewajibannya yang baik serta memberikan contoh tauladan dalam mendidik anak. Keadaan dimana orang tua hanya menyalahkan sifat anak yang demikian hanya akan membuat anak semakin berontak dan semakin jauh dari orang tua.

KESALAHAN MENDIDIK ANAK

Berikut kesalahan – kesalahan dalam mendidik anak yang sering dilakukan oleh sebagian orang tua:

  1. Mendidik anak menjadi panjang lidah

Suka membicarakan orang lain tanpa rasa takut, berbicara kasar, dan tidak menghormati orang lain merupakan sifat tercela yang harus dihindari. Terkadang para orang tua tanpa disadari sering melakukan hal demikian ketika sedang berkumpul bersama teman-temannya sambil menjaga anak, yang ternyata hal tersebut ditiru oleh anak mereka. Anak akan suka mencemooh dan sulit menghargai orang lain. Selain itu anak akan terbiasa berbicara kasar dan sulit untuk mengontrol tutur katanya antara berbicara dengan teman dan juga kepada orang yang lebih tua darinya.

  1. Menumbuhkan rasa takut dan minder

Ketika anak sedang menangis, orang tua menenangkan anak dengan menakut-nakuti mereka kepada hantu, jin, binatang, dan lain-lain. Dampaknya, anak akan tumbuh menjadi anak yang penakut terhadap sesuatu yang ditakut-takuti tadi yang padahal hal itu tidak layak ditakuti. Misalnya anak akan takut pergi ke kamar mandi sendiri dan takut tidur sendiri. Dan terlebih lagi anak akan tertanam sifat khawatir yang berlebihan terhadap dirinya sendiri. Seharusnya sebagai orang tua bukan menakut-nakuti namun harus memberikan semangat agar anak menjadi pemberani dan tidak takut terhadap sesuatu yang semestinya tidak perlu ditakuti,

  1. Suka memenuhi permintaan anak

Orang tua mana yang tidak ingin membahagiakan anaknya. Namun terkadang cara membahagiakan anak dilakukan secara berlebihan yang penting anaknya senang. Seperti misalnya orang tua suka memenuhi semua permintaan anak. Anak minta ini dan itu selalu dipenuhi tanpa mempertimbangkan baik buruknya dan apakah barang tersebut bermanfaat untuknya. Misalnya anak SD atau SMP menginginkan dibelikan sepeda motor baru. Padahal sepeda motor didalam peraturan tidak diperbolehkan untuk anak-anak dibawah umur 17 tahun. Contoh lain anak-anak diberi sangu sekolah secara berlebihan. Sehingga tanpa anda ketahui anak membelanjakan segala sesuatu yang dia inginkan tanpa mengetahui resikonya. Jika anak-anak dibiasakan dipenuhi segala permintaannya maka anak akan tumbuh menjadi seseorang yang tidak bisa menghargai nilai uang sehingga anak menjadi boros dan sulit mengontrol keinginan dirinya sendiri. Yang lebih parah, anak akan mempunyai sifat yang liar dalam bertindak apalagi jika sesuatu yang diinginkan tidak ia dapatkan.

Demikian beberapa kesalahan dalam mendidik anak bagian 1. Silahkan klik kesalahan mendidik anak bagian 2 untuk kelanjutan dari artikel ini.

9 Kesalahan Dalam Mendidik Anak Bag. 1 | Dwi Hendarti | 4.5