Bahaya Menjadi Perokok Pasif

Bahaya Menjadi Perokok Pasif

 

Bahaya Menjadi Perokok Pasif | Perokok pasif adalah seseorang yang menghirup asap rokok yang tersebar disekelilingnya. Walaupun terkadang perokok pasif merasa tidak pernah merokok dan tidak menjadi pecandu rokok seperti layaknya perokok aktif. Namun, jika perokok pasif terus menghirup asap rokok yang tersebar di lingkungan sekitarnya, ternyata memiliki resiko yang tidak kalah bahayanya dibandingkan dengan perokok aktif.

Selama ini perokok aktif merasa bahwa dirinya aman dari penyakit yang ditimbulkan dari merokok, tapi taukah anda bahwa perokok pasif ternyata memiliki resiko bahaya 3 kali lipat dibandingkan dengan perokok aktif?

Mengapa demikian?

Hal ini dikarenakan menjadi perokok pasif menghirup racun rokok terbesar yang  dihasilkan oleh asap yang mengepul dari ujung rokok yang sedang dihisap. Asap yang mengepul tersebut merupakan hasil dari pembakaran tembakau yang tidak sempurna. Konsentrasi zat berbahaya di dalam tubuh perokok pasif lebih besar, karena racun yang dia hisap lewat hidung tidak terfilter atau tersaring, sedangkan racun rokok di dalam tubuh perokok aktif telah terfilter oleh ujung rokok yang dihisap. Sungguh sangat mengerikan.

Perokok pasif menghirup asap yang berasal dari aliran samping (sidestream) dan aliran utama (mainstream). Aliran samping adalah asap rokok yang berasal dari ujung rokok yang terbakar. Sedangkan aliran utama adalah asap rokok yang telah dihisap oleh perokok lalu dihembuskan kembali ke udara. Kandungan asap rokok yang tersebar ke udara sangatlah berbahaya jika dihirup. Dalam sebuah penelitian, terdapat 4000 senyawa kimia berbahaya yang terdapat pada asap tembakau ini. diantaranya adalah zat nikotin, tar, sianida, benzene, cadmium, methanol, arsenic, ammonia, dan lain-lain. asap rokok yang berada dalam konsentrasi tinggi dapat lebih beracun dimana memiliki 2kali konsentrasi nikotin dan tar, 3 kali jumlah zat karsinogenik, 5 kali kadar karbonmonoksida, dan 50 kali jumlah ammonia yang lebih banyak.

Bahaya Menjadi Perokok Pasif

                              Bahaya Menjadi Perokok Pasif

Berikut ini paparan tentang bahaya menjadi perokok pasif yang berpotensi terserang beberapa penyakit, diantaranya sebagai berikut:

  1. Infeksi tulang telinga
  2. Kanker paru-paru
  3. Asma

Perokok pasif juga menimbulkan resiko sakit bagi anak-anak. Hal ini karena anak-anak masih memiliki sistem imun yang lemah dibanding orang dewasa. Resiko tersebut diantaranya:

  1. Infeksi paru-paru
  2. Asma
  3. Batuk berkepanjangan
  4. Peningkatan resiko berkembangnya tuberkolosis jika terpapar carrier
  5. Konsentrasi menurun
  6. Alergi
  7. Kerusakan gigi
  8. Meningkatkan resiko penyakit bronchitis
  9. Merusak organ tubuh
  10. Terganggunya sistem syaraf yang dapat menghambat perkembangan otak
  11. Memperbesar resiko kematian mendadak

 Bagi wanita yang sedang hamil, menjadi perokok pasif dapat mengancam kesehatan janin, yaitu:

  1. Bobot bayi tidak normal (dibawah rata-rata)
  2. Asma dan alergi pada bayi
  3. Kelahiran premature
  4. Syndrome kematian bayi yang mendadak

Asap rokok yang dihirup dapat mempengaruhi perokok pasif hanya dalam waktu 30 menit saja, dimana mampu mempengaruhi bagian pembuluh darah yang mengatur aliran darah. Resiko ini sama dengan tingkat perokok aktif. Dalam jangka panjang, perokok pasif beresiko mengalami penyempitan pembuluh darah.

Menurut data dari American Lung Associationn setiap tahun ada sekitar 3.400 korban meninggal karena kanker paru-paru dan 70.000 nyawa hilang akibat penyakit jantung dari para perokok pasif.

Seperti telah kita ketahui, sangat gampang menemukan asap rokok dimana-mana, baik di pasar, terminal, dan berbagai acara kumpul bersama. Jadi bagi perokok pasif jauhilah asap rokok dan bagi peokok aktif hormatilah orang-orang yang tidak merokok.

Yang terbaik adalah tidak merokok dan menjauhi arena yang dipenuhi asap rokok sehingga terhindar dari resiko penyakit yang ditimbulkan dari asap rokok baik untuk perokok aktif ataupun perokok pasif. Sehinga resiko bahaya menjadi perokok pasif dan aktif dapat dihindari. Semoga bermanfaat.

Bahaya Menjadi Perokok Pasif | Dwi Hendarti | 4.5