Cara Mendidik Anak yang Baik Bag. 2

Artikel ini adalah lanjutan dari cara mendidik anak yang baik bagian 1. Mari kita lanjutkan 🙂

4. Ajarkan sikap mandiri dan penuh tanggung jawab

Cobalah untuk memberikan kepercayaan terhadap anak dalam bertindak dan tumbuhkan rasa penuh tanggung jawab. Umumnya orang tua over protective terhadap buah hati mereka sehingga kegiatan apa saja yang dilakukan anak selalu dilarang. Jika sudah demikian, maka anak akan menjadi anak yang manja, tidak kreatif, dan diam karena takut melakukan sesuatu. Usia anak adalah usia bermain dimana anak belajar mengenal lingkungan sambil bermain. Belajarlah memberikan kebebasan terhadap anak anda selagi apa yang anak lakukan tidak membahayakan dirinya sambil anda memantau dari jauh tanpa memberikan pengekangan atau melindungi kesalahan yang dilakukannya. Misalnya ketika anak asyik bermain di kamar dan mengeluarkan semua mainannya, setelah anak selesai bimbinglah anak agar dapat merapikan kamarnya setelah bermain.

5. Berikan contoh tauladan

Orang tua merupakan contoh terdekat anak. Apa yang anda lakukan akan selalu diikuti anak anda. Jika ingin menjadi anak sesuai harapan para orang tua berilah contoh tauladan. Misalnya anda ingin anak anda bertutur kata lembut maka anda harus berkata lembut terhadapnya. hindari berteriak atau bahkan mengancam anak walaupun mungkin anak anda termasuk tipe anak yang lebih aktif dibanding yang lain. Sifat mengancam dan berteriak hanya akan membuat psikologi anak menjadi tidak stabil. Gunakan cara yang lembut dalam mendidik anak sehingga anak mampu membedakan antara yang baik dan buruk.

cara mendidik anak

cara mendidik anak

6. Hindarilah penggunaan kata “jangan”

Hindarilah kata-kata “jangan” terhadap anak yang justru hanya akan membuat anak tidak aktif berkembang kreatifitasnya. Kesalahan orang tua apabila anaknya melakukan aktifitas yang sedikit kotor dan berbahaya maka orang tua langsung berkata “jangan” kepada anak. Anda dapat mengganti kata “jangan” dengan kata-kata yang lebih tepat. Misalnya ketika anak anda sedang ribut bermain dan anda mengatakan “jangan ribut” sebaiknya anda ganti kata-kata tersebut dengan kata “lebih tenang nak” atau “pelan-pelan saja”.

Kata “jangan” bukan berarti tidak boleh diucapkan. Hanya saja jangan sampai hidup anak bertaburan kata jangan. Anda dapat mencari alternative kata yang tepat.  Jika tidak ada alternative kata lainnya, anda dapat mengucapkan kata “jangan” dengan nada yang lembut dan berikan penjelasan tentang maksud anda melarang anak tersebut

7. Kenalkan terhadap agama Islam sejak dini

Ajarkan anak menjadi anak yang religious, Karena agama Islam selalu mengajarkan tentang kebaikan dan melarang kejahatan. Berikan penjelasan dan arahan sehingga anak anda tumbuh dengan karakter yang dapat membedakan antara yang baik dan buruknya sesuai dengan perintah dan larangan di dalam agama Islam.

Dari berbagai ulasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa kesemuanya itu tak lepas dari perhatian orang tua. Dengan memberikan rasa kasih sayang dan bimbingan yang tulus, anak akan tumbuh menjadi anak yang berbudi baik, cerdas, dan berakhlak mulia. Kasih sayang orang tua adalah kunci utama kesuksesan dalam mendidik anak. Semoga artikel tentang cara mendidik anak yang baik ini bermanfaat.

Cara Mendidik Anak yang Baik Bag. 2 | Dwi Hendarti | 4.5