5 Cara Meredakan Kemarahan Suami

Cara Meredakan Kemarahan Suami

 

Cara Meredakan Kemarahan Suami | Terkadang kita sebagai wanita dibuat pusing oleh sifat suami yang ketika marah sulit untuk diredakan. Terlebih lagi kita sudah mencoba berbagai jurus jitu untuk meredam kemarahan suami, tetapi nilainya masih nihil. Bahkan tak jarang kemarahan suami bisa membuat istri ikut terbawa emosi.

Namanya juga lelaki, berbeda dengan wanita, sehinga sedikit banyaknya kita belum bisa memahami sepenuhnya sifatnya. Walaupun sebelum menikah, lelaki yang sekarang menjadi suami kita adalah orang yang kita anggap sangat pengertian, berbicara lembut, dan suka mengalah. Nyatanya setelah menikah, ada saja masalah yang menjadi bumbu-bumbu rumah tangga. Itulah uniknya pasangan rumah tangga. Motifasi kita adalah laki-laki dan wanita diciptakan oleh Allah Subhanahuwata’ala berpasang-pasangan untuk saling melengkapi satu sama lain dalam cinta dan kasih sayang dengan ikatan pernikahan.

Nah, sebagai seorang istri hendaknya jangan memikirkan egoisnya, dimana saat suami marah, kita marah balik dengannya. Akan tetapi, cobalah untuk mengerti masalah yang sedang dialami suami. Bisa jadi suami sedang pusing karena tekanan pekerjaan di kantor yang belum terselesaikan, sehingga saat sampai di rumah suasana hatinya sangat sensitif. Atau bahkan karena suami ingin agar lebih diperhatikan dan dimanjakan oleh istri.

cara-meredakan-kemarahan-suami

cara meredakan kemarahan suami

Baiklah, kembali ke topik awal tentang cara meredakan amarah suami yang bisa anda coba praktekan langsung saat suami sedang marah.

  1. Pahami hati suami

Saat suami sedang marah, anda tenangkan dulu dia. Anda dapat mengajaknya berkomunikasi dengan nada suara yang lembut. Jika dia malas merespon pembicaraan, sebaiknya biarkan dulu suami beristirahat untuk menenangkan hatinya yang sedang kacau.

Bisa juga dengan membubuhkan sedikit nasehat. Jika suami marah saat berdiri ajaklah untuk duduk tenang, dan jika sedang duduk maka berbaring, atau dengan mengambil air wudhu untuk meredakan perasaan hati yang bergejolak. Karena marah datangnya dari syaitan, dan syaitan terbuat dari api. Maka air wudhu dapat memadamkan. Usahakan nasehat yang diberikan tidak terkesan menggurui bahkan memaksa, karena identik suami yang sedang emosi akan sangat kesal digurui.

  1. Dengarkan curahan hatinya

Jika suami sedang kesal, sebaiknya dengarkan dulu omongannya. Ya, walau terkadang omongan suami yang sedang kesal sepedas cabe rawit. Usahakan jangan membantah omongan suami yang sedang kesal, atau bahkan meninggalkannya begitu saja karena itu akan menambah emosinya. Jika anda lebih bersabar, suami akan luluh sendiri melihat kesabaran anda.

  1. Meminta maaf

Jika memang kemarahan suami adalah karena ulah kita dan kita sadar akan hal itu, sebagai istri jangan segan atau bahkan gengsi untuk meminta maaf. Karena permintaan maaf akan sangat bagus untuk meredakan emosinya. Suami akan merasa sangat dihargai sebagai kepala rumah tangga. Berikan alasan dan segera meminta maaf lebih efektif dibandingkan jika anda menghindar dan cuek.

Akan lebih baik jika permintaan maaf disertai dengan janji untuk tidak mengulangi kesalahan itu lagi.

  1. Merayu

Dengan merayu suami saat sedang marah seperti dengan memberikan makanan atau minuman kesukaan dia, dengan ekspresi wajah tersenyum akan menyejukan hati suami. Dengan begitu suami akan terasa lebih rileks. Jangan segan-segan untuk mengeluarkan kata-kata pujian yang membuat suami merasa senang. Kita juga dapat membubuhkan rayuan seperti mengatakan bahwa kita benar-benar mencintai suami dan merasa sangat beruntung menjadi bagian dalam hidupnya. Betapa senangnya hati suami mendapat rayuan manis dari istri tercintanya.

  1. Peluk suami

Jika amarahnya sudah mulai mereda anda bisa mendekatinya dan memeluknya sambil mengucapkan kata terima kasih karena telah memaafkan kesalahan anda. Ajak suami  bercanda agar membuatnya kembali tersenyum.

Itulah tadi 5 cara untuk meredakan amarah suami. Jangan mudah menyerah dalam menggapai kebaikan menjadi istri sholehah dengan berusaha semaksimal mungkin membangkitkan rasa cinta dan kasih sayang dalam rumah tangga. Karena saya yakin tak ada pasangan yang tak ingin bahagia.

Hampir semua pasangan menikah pernah mengalami suatu masalah. Tergantung dari kita menyikapinya. Jadilah wanita yang bijak dan cerdas dalam menggapai ridho Allah Subhanahuwata’ala dalam keluarga yang telah kita bangun.

Jangan mudah mengambil jalan pintas, apalagi sampai bercerai yang hanya akan merugikan diri kita sendiri. Karena salah melangkah, tidak hanya kita yang jadi korban hancurnya rumah tangga, akan tetapi buah hati yang tak berdosa ikut menanggung derita akibat kesalahan yang tak pernah diperbuatnya. Bersabarlah dan terus berdoa kepada Allah agar cara meredakan marah suami kita mendapatkan ridho-Nya. Dan tentunya untuk mendapatkan bahagia dalam berkeluarga. Semoga bermanfaat ! 🙂

 

5 Cara Meredakan Kemarahan Suami | Dwi Hendarti | 4.5