Gejala Awal Kanker Serviks yang Harus Diketahui

Gejala Awal Kanker Serviks

 

Gejala Awal Kanker Serviks | Kanker serviks merupakan jenis penyakit berbahaya yang menjadi ancaman bagi para wanita. Penyakit ini dianggap berbahaya karena dapat mematikan para wanita. Ditemukan data di Indonesia, 50% wanita yang terserang penyakit tersebut meninggal dunia. Di dunia terdeteksi setiap dua menit sekali wanita meninggal dunia akibat kanker serviks.

Penyebab utama dari kanker serviks (kanker leher rahim) adalah virus papilloma manusia atau human papilloma virus (HPV). Virus ini 75% menyerang wanita yang positif terjangkit HIV dan sisanya dapat menyerang siapa saja. Banyak wanita yang kurang mengetahui gejala ataupun tanda-tanda kanker serviks.

Kanker ini menyerang wanita tanpa memandang batasan umur. Umumnya wanita yang terserang penyakit ini kurang menyadari akan kehadiran HPV yang menyerangnya. Mikro organisme ini kecil dimana berukuran 55 mm dan memiliki 100 tipe HPV yang dapat menginfeksi kulit sehingga menimbulkan kutil. Virus yang berkembang biak dan bertahan kemudian menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga memicu kanker serviks.

Pada awalnya wanita yang terserang kanker serviks tidak akan menyadarinya, karena awalnya hanya seperti perempuan normal. Untuk mengetahui secara dini apakah wanita mulai terjangkit virus ini dapat dilakukan dengan melakukan tes PAP. Tes ini dapat dilakukan sejak wanita berusia 21 tahun dan selanjutnya dilakukan secara berkala setiap 3 tahun sekali. Pada usia 30 tahun dilakukan tes PAP dan juga tes HPV secara terus menerus sampai usia 65 tahun.

gejala-awal-kanker-serviks-wajib-diketahui

                                      gejala-awal-kanker-serviks-wajib-diketahui

Adapun gejala awal kanker serviks yang mulai terlihat pada wanita yang terserang adalah sebagai berikut:

  1. Keputihan Patagonis

Keputihan memang merupakan masalah yang sering dialami wanita. Namun apabila keputihan keluar secara tidak wajar, yaitu dalam jumlah yang banyak, cairan menjadi kental, berbau busuk, berwarna tidak normal. (kekuning-kuningan, kehijauan, dan kecoklatan), serta rasa gatal dan panas di daerah kewanitaan, maka anda perlu waspada dan segeralah berkonsultasi kepada dokter spesialis.

  1. Nyeri buang air kecil

Akibat kantong kemih yang terinfeksi virus, akan mengakibat penderita mengalami rasa sakit saatbuang air kecil. Hal ini dapat merupakan gejala kanker serviks stadium lanjut.

  1. Pendarahan

Apabila terjadi pendarahan yang sering dan rutin, segeralah konsultasikan pada doketr karena pendarahan yang demikian bukan berarti hanya karena siklus menstruasi yang tidak teratur. Bisa saja itu merupakan gejala virus telah berkembang.

  1. Nafsu makan menurun

Virus ini dapat menurunkan nafsu makan sehingga menyebabkan daya imunitas menurun dan penderita akan mudah stress, timbul rasa cemas berlebih, dan mengganggu energi.

  1. Sakit pada area kewanitaan

Rasa sakit yang terjadi pada penderita disebabkan karena HPV telah berkembang sehingga mengganggu imunitas tubuh dan berakibat perut bagian bawah sakit, sakit pada bagian paha, persendian panggul saat menstruasi terasa sakit, sakit saat buang air besar, dan saat berhubungan intim.

  1. Bengkak pada kaki

Penderita akan mengalami pembengkakan pada area kaki tanpa sebab pasti  terjatuh, terkilir, dll. Pembengkakan seperti ini menandakan virus telah menyerang tubuh.

  1. Cepat merasa lelah

Saat anda sedang bersantai tiba-tiba tubuh mendadak sering kelelahan tanpa sebab.

  1. Pendarahan saat berhubungan seks

Sering berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan intim beresiko tinggi terserang penyakit kanker serviks. Ketika berhubungan intim sering mengalami rasa sakit dan mengeluarkan darah. Hal ini karena adanya infeksi pada leher rahim yang parah.

Itulah gejala awal kanker serviks. Apabila anda mengalami gejala-gejala seperti di atas, segera konsultasikan kepada dokter agar mendapat penanganan lebih awal. Semoga bermanfaat.

Gejala Awal Kanker Serviks yang Harus Diketahui | Dwi Hendarti | 4.5