Makanan Pendamping Asi yang Baik

Makanan Pendamping Asi | Makanan bayi yang paling utama adalah ASI. Sangat disayangkan apabila seorang ibu sengaja tidak ingin memberikan ASI terhadap buah hatinya hanya karena alasan yang kurang tepat. Berbeda halnya dengan seorang ibu yang tidak dapat memberikan ASI pada anaknya dikarenakan kondisi seorang ibu yang kurang sehat dan lain sebagainya yang jika diteruskan pemberian ASI dapat berdampak mengganggu kesehatan salah satunya atau bahkan bayi dan ibunya.

Allah SWT menganugrahkan ASI terhadap kaum ibu dengan manfaat yang sangat luar biasa. ASI mengandung semua gizi dan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh bayi dalam masa tumbuh kembangnya, khususnya bagi bayi yang berusia di bawah 6 bulan. Kandungan di dalam ASI yang kaya akan nutrisi dan gizi tidak dapat tergantikan oleh susu formula, walaupun dengan memberikan susu formula yang paling mahal sekalipun. Jadi pemberian ASI eksklusif sebaiknya diberikan kepada bayi hingga bayi mencapai usia 6 bulan, dimana bayi tidak memerlukan tambahan makanan pendamping untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Jadi kapan bayi anda mulai diberikan makanan pendamping ASI?

makanan-pengganti-asi

makanan-pendamping-asi

Saat bayi anda telah menginjak usia 6 bulan, barulah anda perkenalkan makanan pendamping ASI (MPASI). Namun tidak sembarang makanan dapat anda berikan kepada bayi anda mengingat organ pencernaan bayi yang belum sempurna seperti orang dewasa. Jika anda salah dalam pemberian makan pada bayi dikhawatirkan akan menganggu kesehatan sistem organ pencernaannya.

Dalam pemberian makanan pendamping ASI sebaiknya diberikan secara bertahap, baik berdasarkan jenis makanan, tekstur, dan porsi makan.

  • Jenis makanan

Sebaiknya dalam pengenalan makanan bayi dimulai dari 1 jenis makanan , misalnya anda memberikan makanan kepada bayi berupa pisang, papaya, atau alpukat. Kemudian saat anda menyuapkan makanan kepada bayi, anda dapat amati respon bayi saat menerima makanan. Jika bayi menolak makanan tersebut biasanya bayi akan memuntahkannya. Bila demikian, jangan dipaksa. Sebaiknya anda ganti dengan menu lainnya.

Umumnya bayi menyukai jenis makanan yang manis, oleh karena itu berikan bayi makanan berupa buah-buahan pada ujung lidah dan sayur pada bagian tengah. Usahakan agar bayi juga diberikan sayuran walaupun citarasa sayur yang agak langu dan kurang dinikmati oleh bayi. Dikhawatirkan jika bayi dibiasakan hanya dengan memberi buah-buahan maka bayi tidak menyukai sayuran.

  • Tekstur

Dalam menyediakan makanan untuk bayi anda, sebaiknya anda lihat tekstur makanan. Tekstur kekentalan makanan harus disesuaikan dengan kesiapan bayi dalam menerima makanan. Untuk tahap awal, sebaiknya anda memperhatikan sisi tekstur makanan yang semi padat. Sedangkan untuk makanan yang padat baru boleh anda berikan saat anak anda sudah mulai tumbuh gigi. Berdasarkan usia bayim tekstur makanan dapat dibedakan sebagai berikut:

  1. Pada usia 6-9 bulan tekstur makanan yang diberikan sebaiknya cair dan lembut, seperti bubur buah, bubur susu, atau bubur sayuran yang telah dihaluskan.
  2. Menginjak usia 9-12 bulan barulah anda dapat melatih bayi anda dengan makanan kental dan padat namun tetap bertekstur lunak, seperti nasi tim.
  3. Saat usia 12-24 bulan bayi sudah mulai dikenalkan dengan makanan keluarga yang bertekstur padat, namun tetap mempertahankan rasa. Hindarilah makanan yang dapat mengganggu organ pencernaan si kecil seperti pedas, asam, dan terlalu berlemak. Pada masa ini anda dapat mengenalkan makanan yang dapat dipegang sendiri seperti roti kering atau potongan sayur dan buah. Ini berguna untuk melatih keterampilan anakan dalam makan sekaligus merangsang pertumbuhan gigi anak.
  • Porsi makan

Mengenai porsi makan anak, untuk awal makan diberikan sekitar 1 sendok makan. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan makanan yang masuk ke dalam organ pencernaan bayi. Jika sudah terlatih, dalam beberapa hari anda bisa menambahkan sedikit demi sedikit porsi makan anak anda disesuaikan dengan kebutuhannya. Jangan terlalu banyak memberikan makan kepada anak. Terkadang para ibu melihat anaknya lahap makan sehingga memberikan porsi yang melebihi dari kebutuhannya sehingga bayi terkena obesitas dan penyakit lainnya.

Itulah beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam pemberian MPASI kepada buah hati anda. Namun perlu diingat bahwa ASI adalah yang paling utama. Jadi sebaiknya berilah ASI kepada bayi anda hingga menginjak usia 2 tahun sehingga kebutuhan nutrisi bayi anda terpenuhi dengan sempurna. Selain itu untuk lebih mendekatkan batin antara ibu dan anak. Semoga bermanfaat.

Makanan Pendamping Asi yang Baik | Dwi Hendarti | 4.5